Wednesday, June 3, 2020

Menerbitkan buku dari hasil Penelitian Tindakan kelas oleh Ibu Hati Nurahayu


Menerbitkan buku dari hasil Penelitian Tindakan kelas
By Nani Kusmiyati

  Hati Nurahayu - Gurusiana

Profil Ibu Hati Nurahayu, S.Pd.

Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Selamat malam bapak ibu guru hebat Indonesia, saya merangkum materi yang kita dapatkan dari ibu Hati Nurahayu dari Bandung dengan moderator  ibu Fatimah dari Aceh.

Ibu Hati adalah Editor dan Penggiat Literasi. Pendidik di SMP Plus Al-Amanah Dayeuhkolot Kabupaten Bandung, SMP dan SMA Karakter UTSMAN BIN AFFAN Arjasari Kabupaten Bandung, dan CEO Tata Akbar. Ibu Hati mengajar IPA selama 16,5 tahun baik di SMP maupun SMA. Ibu Hati juga menghandle TBM Saung Literasi Hati, WA G Literasi Patungan Buku dan Penerbit Tata Akbar. Banyak kegiatan yang dilakukan untuk berbagi ilmu denga menjadi presenter pada simposium Nasional maupun jadi peserta. 

Menjadi guru berprestasi pada tahun 2017 dan guru penggerak Indonesia Maju 2019 dan masih banyak lagi. Memiliki 25 Karya Tulis Mandiri dan 11 Karya Tulis  Bersama. Dengan membaca CV beliau diharapkan dapat motivasi kita untuk lebih berprestasi. Dan inilah pelajaran yang Ibu Hati berikan:

"Bismillahirrohmaanirrohiim...selamat malam sahabat semua, Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh...

Terimakasih malam ini saya diberi kesempatan oleh Omjay, dadakan kemarin diminta beliau... semoga bisa menyampaikan  tentang  menerbitkan  hasil PTK.

Semua guru pastinya diwajibkan menulis, biasanya bagi PNS untuk memenuhi naik pangkat.  Susah-susah gampang dalam menyusun  atau menentukan latar belakang  menentukan PTK. Itu modal  atau titik awal  yang menentukan  PTK dapat dilakukan. Kemudian setelah  membuat PTK dapatkah kita  mendapatkan  nilai PAK versi lain,  ini terutama bagi PNS. Selain artikel untuk dijurnalkan, dapat pula  kita jadikan buku. Buku ini memiliki kebermanfaatan lain juga sebagai bahan literasi bacaan pendidik lain dalam melakukan PTKnya juga.

Banyak versi dan ciri khas setiap guru dalam menyusun PTK. Saya menerima banyak naskah untuk diterbitkan dari penulis dan tentunya saya tidak menerbitkan asal langsung  cetak hasil PTK tetapi mengubah terlebih dahulu selayaknya buku yang lebik oke penampakannya untuk dibaca, dan juga menarik. Bagaimana caranya?.. ini versi saya  akan saya bagikan. Perlukah saya memberikan contoh terlebih dahulu dari PTK? "

Inilah contoh Menulis PTK (Penelitian Tindakan Kelas) :



Menulis Penelitian TindakaKelas


Daftar Isi


Kata Pengantar  Penulis – 3
Kata Pengantar Penerbit - 4
Daftar Isi – 5

1. Mengenal Profesi Guru – 8

A.  Pengertian Guru – 9
B.  Kriteria Guru – 10
C.  Syarat Guru – 11
D.  Fungsi dan Peran Guru 14

2.  Tingkatkan Tradisi Menulis PTK – 21
A.  Alasan Guru Takut MenuliPTK – 21
B.  Manfaat Menulis PTK

3.   Hakikat Penelitian Tindakan Kelas – 27

A.  Pengertian – 27
B.  Prinsip Penelitian Tindakan Kelas – 31
C.  Karakteristik Penelitian Tindakan Kelas – 32
D.  Tujuan Penelitian Tindakan Kelas – 34

    4.   Model-Model PTK – 37

A.  Model  Kurt Lewin – 37
B.  Model Kemmis dan Mc Taggart – 38
C.  Model John Elliot – 39
D.  Model Hopkins – 41
E.  Model Kemmis – 42

5.   Penyusunan Proposal  PTK – 40

A.  Judul Penelitian – 44
B.  Bidang Ilmu – 44
C.  Pendahuluan – 45
D.  Perumusan dan Pemecahan Masalah – 45
E.  Tujuan Penelitian – 46
F.  Manfaat Penelitian – 46
G.  Kajian Pustaka – 46
H.  Rencana dan Prosedur Penelitian - 46

6.   Prosedur PTK – 45
7.   Contoh Proposal Penelitian Tindakan Kelas  IP– 52
8.   Contoh Laporan Penelitian Tindakan Kelas IPA – 73
9.   Contoh Penelitian Tindakan Kelas Bahasa Inggris -  117 


Daftar Pustaka – 166
Biografi Penulis  1– 169
Biografi Penulis 2 – 171

Oleh : Hati Nurahayu

Diatas adalah contoh PTK sederhana pada tahun 2014. Kemudian ibu Hati memberikan contoh cara  membukukannnya, dan terdapat  2 versi. Dan inilah contoh buku tersebut.


Dan inilahbeberapa karya PTK dan Inobel yang sudah di bukukan oleh bu Hati.



Banyak penulis yang belum mengubah PTK menjadi buku, ibu Hati lebih mengarahkan untuk mengubah versi buku terlebih  dahulu. Mengubah PTK  menjadi buku, penting sekali memperbannyak isi materi variabel bebasnya dari kata kunci judul buku kita atau lebih memperluas isi bacaannya, tentunya  berdasarkan sumber yang relevan.

Demikian yang disampaikan oleh ibu Hati  dilanjutkan sesi tanya jawab: 

Perkenalkan Supyanto dari kota Bekasi group 8. Mohon penjelasan bagian-bagian mana saja dari batang tubuh PTK yang dibuang, dan bagian mana pula yang perlu ditambah dari PTK supaya memenuhi syarat  menjadi sebuah buku? 

J - Terimakasih pak Supyanto, salam kenal juga. Yang dibuang yang bagian misalnya.

1.  Pendahuluan. Bagian kata-kata PTKnya.
2. Bagian yang ditambahkan di materi kata kunci PTK kita. Misalkan  judul implementasi Media  stearofom  pembelajaran  Organisasi kehidupan untuk meningkatkan kreativitas. 

Kita kembangkan  tentang Media (Pengertian, manfaat, jenis), Pembelajaran (materi tentang  belajar mengajar),  Kreativitas (diberi pengertian dan lainnya).

Kita upayakan agar pembaca memahami isi buku kita secara lengkap, dan mengena apabila menjadi buku. Bebas  terserah penulis, karena setiap penulis memiliki ide  dan kreativitas masing-masing yang berbeda sesuai penggalaman dan bacaannya yang dia dapat. Semakin literatnya penulis  akan semakin oke buku yang dia tulis. Karena literasi rangkaian membaca, berpikir dan menulis.

P - Assalamualaikum selamat malam Bu hati, saya Noralia dari Semarang.

1. Dari outline kedua versi buku PTK yang saya tangkap, apakah benar jika versi buku PTK itu lebih ditekankan pembahasan pada tinjauan pustaka dan hasil penelitiannya Bu?

2. Data-adat dan grafik yang didapat ketika penelitian apakah ikut dimasukkan ke dalam versi buku?

3. Apakah hasil penelitian R&D bisa juga dijadikan sebuah buku ibu? 
Mohon penjelasannya. 

J - Terimakasih bu Noralia dari kel 8.

1. versi buku ke 2 itu  PTK keseluruhan kita masukkan dalam buku. tapi diberi materi tentang PTK. seperti yang saya contohkan. itu pernah ditulis oleh Omjay dan  saya juga.

2. data grafik boleh dimasukkan..itu bukti telah diterapkan atau diaplikasikan di kelas, tidak masalah bu.

3. R&D juga bisa banget,  yang tadi dikembangkan itu bu.

P - Assalamu 'alaikum bu Hati, Saya wiji (gelombang 8) - Malang. Menarik sekali membuat ptk menjadi buku. Selama ini saya hanya berfikir hasil ptk dijadikan artikel jurnal. Pertanyaan saya, dibagian buku yang manakah hasil2 penelitian ditulis (dimunculkan) ?

J - Wa'alaikumussalam.. terimakasih bu Wiji. Bagian  yang diberikan tindakan, atau kata kunci PTK ibu.

P - Selamat malam ibu Hati. PTK yang telah dibuat, ketika akan di buat jadi buku, apakah dilakukan daur ulang pada kalimat-kalimat yang digunakan atau hanya dipermak pada sejumlah bagian? Kira-kira caranya seperti apa mengolah kalimat PTK menjadi kalimat buku? Tks. Yulius Roma_Tana Toraja_Gel.8.

J - Terimakasih pak  Yulius. 
Bebas terserah penulis, pokoknya harus beda dengan PTK yang kita ajukan buat PtK.dari susunan, mau lengkap atau tidak lengkap, bisa ikuti cara yang saya share bentuk pdf. minimal 70 halaman kertas a5 untuk menjadi buku. Bisa dijelaskan di bagian ..misalnya bagian ke 6.. Pelaksanaan di kelas. atau aplikasi di kelas.

P - Assalamualaikum ibuk moderator, saya Edi Syahputra.H dari Aceh ingin menanyakan kepada narasumber : Bagaimana langkah langkah mengubah laporan PTK menjadi buku?

J - Wa'alaikumussalam  pak Edi.. file pdf sudah saya sebar tadi  pak, boleh dibaca ya, itu versi saya, mengubah PTK menjadi buku.

P - Saya Amat Misnadi dari Bandung. Apakah PGRI membuka kelas pelatihan PTK?
Apakah PTK yang akan dibukukan harus PTK yg sudah diseminarkan?
Apakah mungkin diseminarkan di forum semacam ini (daring)?

J - Salam kenal pak, saya dari Bandung, pelatihan bisa menghubungi Omjay. Nanti dari IKAPI Jabar  berencana mengadakan pelatihan PTK, Insyaallah diinfo ya, karena kebetulan penerbit saya Anggota IKAPI.

2. PTK  yang dibukukan minimal diseminasi di sekolahnya atau MGMP boleh lah. yang penting publikasi.  

3. Bisa  mungkin ke @Wijaya lab Unj 

P - Assalamualaikum bu Hati. Senang sekali bisa kenal dengan sosok editor handal yang sudah menyunting beberapa PTK menjadi buku. Pertanyaan saya, bagaimana cara ibu bisa menjadi editor handal dan bisa membuat tulisan menjadi menarik untuk dibaca? apalagi dari PTK bisa menjadi buku. AAM NURHASANAH, LEBAK-BANTEN.

P - Assalamualaikum. Saya Dani Makhyar dari Bogor. Tahun 2011 saya pernah membuat PTK  pakai kurikulum 2006. Seiring waktu, kurikulumnya berubah pakai K13. Apa msh memungkinkan PTK saya dibukukan mengingat kurikulumnya sudah berbeda?

J - Wa'alaikumussaalm  Bu Nur, saya  editor biasa bu, hanya membantu  menerbitkan, banyak membaca, sesuai kebutuhan bacaan kita saja yang sedang kita cari, kalau tidak  smepat membaca   banyak buku.

Kesimpulan

Agar KTI kita lebih  double manfaat, dibukukan lebih baik dan bisa dibaca oleh pendiidk lainnya, daripada berbagi file PTK kita,  dibukukan memiliki ISBN  dan menjadi karya kita tak lekang oleh waktu kebermanfaatannya. 

Demikian sesi tanya jawab dan kesimpulan dari bu Hati. Semoga bermanfaat.

4 comments:

  1. Alhamdulilah ibu sdh selesai bkin resumenya.. Terimakasih.. Sip nmbh ilmu baru..smg jita bs mmpraktekkannya.. Aamiin

    ReplyDelete
  2. Mantab Bu nani CPT selesai smg bermanfaat

    ReplyDelete
  3. Wow....sipp..lengkap...mbk nani...rajin banget....jiwa penulis sdh melekat dlm diri mbk nani

    ReplyDelete
  4. Wahhhh hebat. Kerja cerdas, cepat, lengkap. Hebat bener nihhh

    ReplyDelete

Jenis Penelitian Evaluasi 1

Jenis Penelitian Evaluasi Sugiono (2015) mengutip dari pendapat Kidder (1981), "there are many different types of evaluation depending ...