Monday, April 27, 2020

Resume Menulis dan Membuat Buku Digital dengan Dr. Onno W. Purbo

Resume Menulis dan Membuat Buku Digital
By Nani Kusmiyati. 

Onno Widodo Purbo - Onno Purbo 'elus dada' lihat agenda Jokowi ...

Resume kuliah belajar menulis gelombang ke -8, Hari Senin tanggal 27 April 2020, pukul 13.00 s.d. 15.00, dengan narasumber : Dr. Onno W. Purbo. 

Kuliah siang ini, sangat menarik, narasumber benar-benar expert di bidangnya, terutama buku Digital. Dengan sabar beliau menjawab setiap pertanyaan dengan gamblang dan tentunya dengan bahasa IT. Mungkin bagi kami yang agak gabtek teknologi sedikit berlari-lari untuk mengerti penjelasan beliau yang super teknologi. 

Jika ingin membaca CV ditail narasumber dapat dibaca di link berikut: 

Juga dapat dibaca di Wikipedia dengan link berikut :

Sekilas tentang CV narasumber sebagai berikut: 

Dr Onno W Purbo adalah seorang pakar Teknologi yang lahir di Bandung, 17 Agustus 1962, dengan serangkaian prestasi gemilang, karya, dan banyak penghargaan seringkali menghiasi laman-laman media baik cetak, online, maupun TV.  Beliau merupakan wisudawan terbaik Teknik Elektro ITB pada tahun 1987 yang kemudian melanjutkan studi magister dan doktoral di McMaster University, Kanada dan Universitas Waterloo, Kanada. 

Beliau adalah Pelopor dunia IT yang berjasa dengan adanya internet di Indonesia. Kiprahnya di dunia teknologi bermanfaat bagi lingkungan dan orang lain. Beliau senang berbagi ilmu untuk mencerdaskan bangsa melalui IT. Membuat buku digital atau elektronik adalah salah satu keahlian beliau. Pada saat memberikan kuliah, beliau menekankan untuk menulis secara elektronik sehingga akan menghasilkan Digital book atau e-book yang mudah dibaca dimana saja. Kelebihan lain Digital book lebih praktis dan modern, sehingga tidak mengharuskan pembacanya untuk beli ke toko Buku. Namun demikian buku teks tidak harus ditinggalkan namun dalam pendistribusian akan sedikit memakan waktu tergantung lokasi pemesan. Apalagi dalam kondisi Covid-19 ini.  Kelemahan dari buku digital jika pemesan tidak memiliki jaringan internet yang bagus atau tidak cukup kuotanya (pendapat pribadi pembuat resume). 

Sebenarnya cara membuat buku digital tidaklah terlalu sulit jika kita memang mengerti IT. Dan sekarang banyak penulis buku atau penerbit yang memiliki kemampuan IT untuk membuat buku Digital. Yang digunakan oleh penulis pada tahap awal yaitu menggunakan aplikasi Microsoft Word untuk pembuatan tulisan, grafik, gambar dan masih banyak lagi. Narasumber juga menyarankan untuk tulisan atau artikel dalam bentuk word sebaiknya di ubah dalam bentuk PDF sebelum dikirim ke penerbit. 

Namun demikian perlu di dibicarakan terlebih dahulu dengan penerbit dan jika dirasa artikel tersebut sudah benar maka harus diubah dalam bentuk PDF supaya rapi dan keamanan tulisan tersebut terjaga, tidak mudah diedit oleh orang lain yang tidak bertanggungjawab. Walau sebenarnya bagi orang-orang tertentu masih dapat mengeditnya (para pakar IT), ini pendapat pribadi pembuat resume.   

Narasumber pada awal kuliahnya menjelaskan teknis menulis buku dengan tidak melupakan rumus WH and H Questions (What, Where, When, Who, Why dan How). Untuk menjadi penulis yang expert harus banyak membaca. Dengan membaca kita dapat mengetahui gaya bahasa, content yang menarik yang digunakan penulis dan memperkaya kosa kata kita. 

Langkah pertama dalam menulis mencari topik yang akan diminati pebaca. Hal ini dapat dilakukan dengan bercakap-cakap dengan orang lain yang akan menjadi target pemasaran buku kita. Kita akan mengetahui topik yang sangat diminati pembaca dengan pembaca yang tepat juga. Biasanya untuk Guru akan lebih mudah mendapatkan topik untuk membuat buku karena dalam kesehariannya dapat memantau buku yang diminati atau disukai siswanya.

Penulis dapat mengambil referensi dari buku-buku asing yang kemudian diterjemahkan dan ditulis kembali dengan menggunakan bahasa penulis sendiri atau dengan kata lain mem- parafrase sumber-sumber referensi tersebut. Untuk menerbitkan buku langkah-langkah yang harus dipersiapkan, sebagai berikut :
1.         Halaman Judul.
2.    Kata pengantar, dapat ditulis lebih dari satu orang, misalnya Kepala Sekolah, Supervisor atau orang-orang penting yang terlibat didalam pembuatan buku.
3.         Daftar Isi.
4.         Materi lengkap (kontent), dapat ditambahkan gambar.
5.         Tentang penulis, dibuat ringkas dan menarik.
6.         Daftar Pustaka
7.       Sinopsis, ringkasan cerita dari isi buku tersebut yang akan memberikan gambaran tentang isi buku tersebut.

Narasumber sering memberikan tugas kepada mahasiswanya untuk menulis buku dengan topik pengajaran saat itu dan mengijinkan mahasiswanya untuk mendapatkan referensi dari buku-buku digital narasumber (Bapak Onno), yang dapat dibaca dari Digital Libary bapak Onno. Mereka dapat menemukan beragam jenis buku dengan berbagai topik pembahasan. (Kapan ya saya dapat menulis buku Digital seperti Bpk Onno?). Narasumber sering membuat catatan di wikipedia beliau. Disana beliau dapat mengedit atau menambahkan informasi. Beliau lebih suka untuk menulis di wikipedia daripada di blog. Karena proses dalam pembuatan buku Digital akan lebih mudah.

Narasumber juga membahas tentang penulisan ilmiah dan menyarankan untuk mencari referensi berbahasa Inggris agar mudah diterbitkan untuk menjadi jurnal internasional. Referensi tersebut dapat diakses dari google scholar (http://scholar.google.com) dengan memasukkan kata-kata inti yang akan mengantar kita untuk mendapatkan informasi lengkap.  

Dalam pembahasan lainnya, narasumber juga memberikan tips buku-buku yang diminati dan laku di pasaran adalah buku-buku pelajaran, terutama pelajaran untuk anak SD. Walau buku itu tidak terlalu mahal namun jika pembelinya ribuan maka penulis dan penerbit akan mendapatkan keuntungan yang lumayan. 

Narasumber juga menyebutkan dua Penerbit yaitu Penerbit ANDI Offest dan Elex Media Komputindo (yang mayoritas menerbitkan buku Digital). Untuk meyakinkan penerbit untuk mencetak buku kita apabila kita memiliki banyak followers baik di FB, twitter atau instagram. Cover buku juga memiliki peranan untuk larisnya sebuah buku. ANDI Offest pada umumnya yang akan merancang cover buku dan penulis cukup menyiapkan materi yang padat dan menarik.

Demikian rangkuman yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat. Dan silakan teman-teman untuk melengkapi resume yang saya buat.

Sebagai catatan Om Jay memberikan dua link yang dapat diikuti dalam pembelajaran tersebut melaui Zoom atau YouTube.





17 comments:

Jenis Penelitian Evaluasi 1

Jenis Penelitian Evaluasi Sugiono (2015) mengutip dari pendapat Kidder (1981), "there are many different types of evaluation depending ...